Yayasan Kalla Gandeng Deskranasda Makassar Gelar Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok

0
425

MediaKALLA.co.id – Sebanyak 23 warga dari Kel. Rappokalling, Kec. Tallo, Makassar mengikuti palatihan kerajinan tangan eceng gondok. Kegiatan ini diinisiasi oleh Yayasan Kalla dengan menggandeng Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Makassar. Pelatihan tersebut dipusatkan di Aula Kantor Lurah Rappokalling, selama 8 hari dimulai pada Selasa, 25 Juli 2017 hingga Selasa, 1 Agustus 2017.

Penanggungjawab Desain Produk Deskranasda Makassar, Hamna Faisal, ST, MM mengatakan bahwa sejak Tahun 2014, dirinya bergabung dengan Deskranasda Makassar untuk memotivasi masyarakat kota dan desa menghasilkan produk bernilai jual tinggi. “Salah satunya dengan pemanfaatan eceng gondok sebagai sumber pendapatan,” ujarnya.

Hamna mengisahkan diawal pengembangan, tim terkendala dengan pengadaan bahan baku. Semua kanal di Makassar ditumbuhi eceng gondok, hanya saja tidak ada warga yang mau memanfaatkannya. “Tidak ada warga yang mau mengangkat, jadi, kami mengajak komunitas pemulung yang berada di Jalan Panakkukang untuk mengangkut dan memberikan upah 1000 perkilo dalam kondisi basah, waktu itu,” tutur perempuan yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Verifikasi Non Teknis, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Hartawati, Ketua RW 5 Kelurahan Rappokalling mengatakan bahwa kegiatan ini semoga bisa menjadi pintu rejeki baru bagi ibu-ibu rumah tangga di Rappokalling sehingga bisa memanfaatkan waktu luang dan membantu penghasilan suami yang tidak menentu tiap bulannya. “Saya yakin dengan kegiatan keterampilan seperti ini, mampu menginspirasi ibu-ibu yang ingin melakukan usaha kerajinan, apalagi kerajinan yang dibuatnya bahan bakunya mudah didapatkan serta hasil kerajiannya bernilai ekonomi tinggi,” terangnya.

Sementara itu, Heryanto selaku Supervisor Community Care and Development Yayasan Kalla menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Yayasan Kalla untuk memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pelatihan kerajinan dengan memanfaatkan bahan baku yang mudah dicari dan harga terjangkau. “Kita berharap, setelah pelatihan ini, ibu-ibu ini sudah mulai ada kesibukan lain untuk membantu perekonomian keluarganya,” pungkasnya.

Penulis : Azhar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 − ten =