Terancam Digusur, Yayasan Kalla bantu Sekolah Pesisir

0
641

MediaKalla.Com – Sokola Pesisir, rumah belajar bagi anak anak pemulung di wilayah pesisir kecamatan Mariso  Makassar terancam digusur.  Pasalnya, tanah seluas  satu are yang di tempati sekolah tersebut merupakan tanah dengan status pinjaman. Tanah tersebut adalah milik seorang warga berinisial KS (50) yang meminjamkannya kepada pengelola Sokola Pesisir, Habibie dengan ketentuan sewaktu waktu dapat diambil jika diperlukan.

“Kami diberi dua pilihan oleh pemilik lahan yaitu membeli lahan ini atau pindah. Kalau ingin membeli berarti kami harus menyediakan uang senilai 150 juta rupiah. Namun kalau memilih opsi yang kedua pemilik tanah memberi batas waktu sampai akhir tahun ini” Kata Habibi dalam keterangannya ketika ditemui di Rumah Sokola, Kamis (26/4).

Habibie menambahkan, Sokola sebagai sekolah gratis yang tidak sumber kas tetap, tidak dapat menyanggupi pembebasan lahan sebesar yang ditetapkan pemilik.  Untuk itu, tidak ada pilihan lain kecuali harus pindah. Namun, Habibie menegaskan pihaknya menginginkan lahan baru tidak boleh terlalu jauh dari pemukiman anak anak didiknya  sebab hal tersebut menurutnya akan menyulitkan akses mereka  ke Sokola, “Khawatirnya jika terlalu jauh, akan menurunkan minat  anak anak pemulung untuk tetap bersekolah.”kata Habibie.

Habibie menuturkan, pengelola Sokola sudah berusaha mencari lahan baru untuk relokasi, “Kami sudah mendapatkan lahan baru namun ternyata  kami tetap harus membayar 25 juta rupiah untuk menempatinya. Lahan itulah yang paling dekat dari sini” tandas Habibie. Untuk itulah dia dan beberapa pengelola Sokola lainnya berusaha mencari donator yang bersedia membantu pembebasan tanah.

Sejumlah donator turut merasa prihatin dengan kelanjutan Sokola. Yayasan Kalla sebagai lembaga sosial Kalla Group bersedia membantu pembebasan tanah, “Kalau tidak di bantu, kasihan anak anak pemulung, pendidikan mereka bisa putus.”kata Syamril, Kepala bidang pendidikan Yayasan Kalla. Untuk itulah, Yayasan Kalla mengunjungi rumah Sokola, Kamis (25/4). Dalam kesempatan itu, pihak Yayasan Kalla yang diwakili Ali Syahbana, memberi bantuan sebesar 20 juta rupiah, “Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik dan seamanah mungkin dalam pembebasan tanah demi pendidikan murid murid Sokola.” Tutur Ali Syahbana. [mk]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ten − eight =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.