Tak Sekedar Mengenang, tapi Lebih Mengenal Rasulullah Muhammad SAW

0
578

MediaKALLA.com – Siapa nama istri kedua Rasulullah Muhammad SAW?? peserta terdiam. Siapa nama-nama istrinya Bram dalam Sinetron Catatan Hati Seorang Istri?? sontak beberapa ibu-ibu menjawab Hana adapula yang menyebut Karin.

Pertanyaan di atas diutarakan oleh Ustad Husain Alhamid, saat menyampaikan Hikmah Maulid Rasulullah Muhammad SAW, Sabtu, 3 Januari 2014 tepat 12 Rabiul Awal di Masjid Babussalam, Mal Ratu Indah (MaRI). Pertanyaan pertama dan kedua mendapat perlakuan yang berbeda dari para peserta. Peserta lebih banyak diam dan ragu menjawab pertanyaan pertama, namun begitu semangat dan yakin menjawab pertanyaan kedua. Mengapa demikian??

Ustad Husain Alhamid menjawab karena kita lebih mengenal artis sinetron ketimbang tokoh dan suri tauladan kita semua. Hal ini dipengaruhi karena kita lebih sering menyaksikan sinetron ketimbang syiar-syiar agama di televisi. Tapi, bukan sepenuhnya kesalahan penonton tapi juga stasiun tv yang memang lebih memprioritaskan penayangan sinetron ketimbang syiar-syiar agama.

Maka, salah satu manfaat dan hikmah peringatan Maulid Rasulullah Muhammad SAW adalah bagaimana kita sebagai ummat Islam mengenal ketokohan Raulullah lebih jauh. ” Jadi Maulid ini bukan hanya sekedar seremoni mengenang kelahiran beliau tapi bagaimana kita lebih mengenal suri tauladan kita, ” kata Ustad Husain Alhamid.

Jika kita telah mengenal lebih dekat tentu akan timbul rasa cinta kepada Rasulullah Muhammad SAW. Kalau sudah cinta pastinya kita akan menjadi pengikutnya yang setia. ” Momentum spiritual ini kita jadikan renungan untuk menjadikan Rasulullah SAW dan dua warisannya, yakni Al Qur’an dan Hadits sebagai inspirasi dan pegangan dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari, ” terangnya.

Dalam Al Qur’an surah Al-Ahzab ayat 21 Allah SWT berfirman yang artinya;

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharapkan (Rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat, dan Ia banyak menyebut (Nama) Allah.

Firman Allah ini sudah semestinya menjadi patokan kita bahwa dalam diri Rasulullah SAW terdapat kemuliaan dan menjadi suri teladan bagi ummat Islam sepanjang zaman. ┬áNamun, realitanya saat ini ada ummat Islam yang mengaku sebagai nabi dan lebih miris lagi banyak ummat Islam menjadi pengikut nabi-nabi palsu tersebut. ” Olehnya itu melalui momentum ini, mari kita sadarkan diri kita dan kembali ke jalan yang benar sebelum ajal menjemput, ” pesan Ustad Husain Alhamid.

Selain, Allah SWT yang menempatkan Rasulullah Muhammad SAW sebagai hamba yang paling mulia, adapula Michael H. Hart seorang keturunan Yahudi penulis ‘THE 100’ 100 tokoh paling berpengaruh di dunia menempatkan Rasulullah Muhammad SAW di urutan pertama. ” Ummat agama lain saja mengagumi dan menjadikan beliau tokoh paling berpengaruh di dunia, lantas mengapa kita ummat Islam tidak, ” tegasnya. [Azhar]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − 12 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.