STRATEGI PERCEPATAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK

0
1151

Gambaran Proyek Konstruksi
Proyek konstruksi utamanya proyek pekerjaan sipil merupakan proyek yang memiliki kompleksitas yang tinggi. Proyek konstruksi terdiri atas banyak pekerjaan yang saling terkait. Proyek ini sering mengalami keterlambatan karena kompleksitasnya sendiri. Tulisan ini adalah salah satu dari serangkaian tulisan yang akan membahas mengenai strategi percepatan pada proyek konstruksi.

Strategi Percepatan Proyek Konstruksi
Strategi paling tepat dalam mengantisipasi keterlambatan proyek konstruksi adalah dengan membuat Risk Management yang berdampak atas waktu pelaksanaan. Bagian penting atas risk management tersebut adalah adanya risk response dan tentu monitoringnya. Pada proyek yang sudah terlanjur mengalami keterlambatan. Dengan melihat karakteristik khusus proyek konstruksi dan faktor yang menyebabkan keterlambatan proyek, berdasarkan pengalaman diusulkan rekomendasi strategi dalam melakukan percepatan proyek konstruksi, yaitu:

A. Scope atau Lingkup Pekerjaan

Membuat checklist daftar sisa pekerjaan , dimana tingkat detil yang baik dan memadai. Daftar atau checklist ini akan sangat membantu dalam proses-proses berikutnya dengan melihat gambar, BQ dan spesifikasi.

B. Alat

Menambah jumlah alat sehingga mencukupi kebutuhan pelaksanaan atau mengganti alat dengan alat yang memiliki kapasitas yang lebih besar.

C. Tenaga Kerja

Mengganti tenaga kerja yang kurang produktif dan menambah jam kerja atau lembur yang efektif adalah sampai dengan jam 24.00

D. Design dan Metode Pelaksanaan

Aktif menemukan metode pelaksanaan baru yang lebih efisien dan efektif dari pada metode eksisting.

E. Kontrak

Melakukan negosiasi ulang kontrak apabila penyebab keterlambatan adalah karena kontrak dan mencatat secara harian dan mendokumentasikan hal-hal yang menjadi penyebab keterlambatan serta menyampaikan dengan surat kepada Owner

F. Site

Mengidentifikasi masalah di site dan penataannya, memperhatikan alur proses pekerjaan dan material untuk menghasilkan alur proses yang efektif atau jalur alur sependek mungkin.

Dengan uraian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa, untuk mencapai target percepatan penyelesaian pekerjaan dari waktu pelaksanaan, hal-hal yang perlu dilaksanakan dan diperhatikan sebagai berikut:

  1. Project execution adalah tahap penerapan rencana yang telah dibuat selama fase perencanaan proyek, antara lain :
    • Mengelola rencana kerja proyek
    • Melakukan pengontrolan pengeluaran dengan dengan mengacu keanggaran pelaksanaan proyek.
    • Memeriksa bahwa proses control kualitas sesuai dengan target yang ditetapkan dalam rencana.
    • Mengawasi proses persetujuan terkait permintaan perubahaan scope proyek.
    • Melakukan produksi sesuai dengan rencana pengadaan.
    • Melakukan komunikasi sesuai dengan rencana komunikasi.
  2. Kriteria suatu proyek dianggap gagal karena beberapa masalah, yaitu : masalah SDM, methodology, pendanaan, keterbatasan teknologi dan permainan politik.
  3. Kriteria suatu proyek dianggap berhasil karena beberapa hal, antara lain : Sasaran harus jelas, metodologi yang tepat dan pelaksana yang professional, Anggaran yang pasti tetapi realistis sesuai dana yang tersedia, Target waktu yang pasti tetapi relistis, Team yan terkoordinir dan termotivasikan dengan baik, Komunikasi yang simple tetapi efektif, Pengambilan keputusan yang jelas dan mengarah kedepan, Perancanaan yang fleksibel sehingga dapat mengakomodasi sesuatu yang tidak diharapkan, Penyedia jasa (konsultan/kontraktor/supplier)

Penulis : Abdul Kadir Rum
Jabatan : Site Manager

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.