Sifat Humoris Bisa Dongkrak Penilaian Kerja Anda

0
411

MediaKALLA.co.id – Selain ketelitian, kemampuan, dan kecepatan dalam bekerja, salah satu faktor lain yang menjadi pertimbangan atasan mengenai penilaian kerja adalah perilaku Anda. Sebab, karakter serta perilaku seorang karyawan merupakan cerminan dari tempatnya bekerja.

Ternyata, sifat humoris merupakan salah satu kepribadian yang relatif mujarab dalam meningkatkan penilaian kinerja karyawan. Menurut Heidi Reimer-Epp, President and Co-Founder, Botanical Paper Works, sifat humoris dan gaya bercanda seorang karyawan dapat mencerminkan lingkup pengetahuan dan kreativitas.

Pasalnya, sifat humoris dapat membantu karyawan dalam mengolah gagasan dan menjawab tantangan lewat cara kreatif dan belum pernah terpikirkan sebelumnya. Selain itu, kata Reimer-Epp, humor menciptakan ide-ide segar dan inovasi karena orang yang memiliki gaya bercanda nan cerdas lebih terinspirasi ketika mereka sedang bersantai atau tengah menikmati waktu luang bersama teman atau keluarga.

“Karyawan saya yang memiliki sifat humoris tinggi, menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan memiliki pemikiran positif terhadap pekerjaan mereka. Kita tahu, fluktuasi dalam ranah bisnis, terkadang sangat kompleks dan melelahkan. Namun, para karyawan terbaik saya mengaku itu bukan konflik melainkan tantangan yang harus dicari solusinya. Mereka lebih memilih melakukannya dengan banyak tawa dibandingkan mengeluh dan bersungut-sungut,” urai Reimer-Epp.

Karyawan yang merupakan “badut” dalam kantor, kata Reimer-Epp, merupakan karyawan yang menyenangkan untuk bekerjasama dan selalu menikmati pekerjaan meski dalam waktu paling berat sekali pun.

“Saat bisnis sedang kurang baik, memiliki karyawan yang humoris merupakan anugerah. Mereka membuat waktu yang sulit menjadi lebih ringan dan menarik,” imbuhnya.

Tak hanya humoris, Reimer-Epp menjelaskan, sifat positif yang juga menjadi penilaian atasan terhadap seorang karyawan, mencakup mudah bekerjasama, ringan tangan, motivators, dan mampu membangun atmosfir kantor menjadi “rumah” kedua yang membuat karyawan nyaman saat bekerja.

Sumber : http://female.kompas.com/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × three =