SABAR DAN TETAP BERSYUKUR

0
612

MediaKALLA.com – Pada tanggal 5 Ramadhan 1434 lalu selepas shalat subuh di kampung halaman saya (Pekkabata, Pinrang Sulsel) saya menjenguk guru SMP saya yang sedang sakit. Beliau pada 10 Muharram 1434 lalu mendapat musibah. Dalam keadaan berpuasa asyura’ beliau tabrakan dengan truk sampai tak sadarkan diri karena benturan di kepala. Bukan hanya itu, tangan, paha dan kaki pun patah sehingga tidak bisa berjalan seperti biasa. Setelah mendapat penanganan pertama di rumah sakit Pinrang lalu ke Pare Pare akhirnya dibawa ke Rumah Sakit UNHAS Makassar. Ternyata sampai di Makassar sempat kritis dan koma selama 12 jam. Istrinya yang menghadapi itu semua bercerita “apa yang membuat saya waktu itu tetap tenang karena adanya keyakinan akan pertolongan Allah. Saya yakin Allah tidak akan membebani sesuatu di luar kemampuan saya. Oleh karena itu saya harus sabar menghadapi ini semua”.

Saat dalam keadaan demikian beliau melanjutkan “setelah koma 12 jam dan selama itu saya tidak boleh melihat suami saya karena sedang penanganan intensif oleh tim dokter, saya pun dipanggil ke dalam ruang khusus. Saya deg-degan menghadapinya. Namun setelah berada dekat suami, Alhamdulillah sudah tidak koma lagi dan mulai dalam keadan sedikit sadar. Saya pun langsung sujud syukur karena saya ingin setiap ada kondisi yang lebih baik saya selalu bersyukur kepada Allah.  Sampai akhirnya suami saya sudah mulai sadar dan dapat berbicara. Tapi apa yang terjadi, pembicaraan tidak nyambung. Pertanyaan ke timur, jawabannya ke barat. Setelah itu diagnosa pun keluar, ada masalah di otak karena benturan, tulang paha yang patah, jari tangan tak bisa dilipat, mata tak bisa dikedipkan. Dokter menyarankan agar dilakukan operasi.

Istrinya mengijinkan dilakukan operasi  namun suaminya tidak mau dioperasi. Akhirnya dokter tidak bisa berbuat apa apa lagi dan mereka pun memilih pulang dan dilakukan perawatan di rumah dan pengobatan tradisional. Seiring dengan waktu, kondisi terus membaik. Saat saya jenguk 7 bulan kemudian mata sudah bisa dikedipkan, jari tangan sudah bisa dilipat, kesadaran sudah kembali normal tinggal paha yang belum bisa digerakkan. Sudah bisa berjalan dengan menggunakan alat bantu.

Apa yang membuat keduanya dapat menghadapi ujian tersebut dengan tetap bahagia? Ternyata rasa sabar dan syukur. Pantas saja Rasulullah mengatakan :

“sungguh ajaib orang beriman karena segala urusan baik baginya. Jika ia mendapat nikmat maka ia bersyukur dan itu baik baginya. Jika ia mendapat musibah maka ia bersabar dan itu juga baik baginya”.

Di perbincangan itu juga beliau berucap “sudah 50 tahun Allah beri saya kaki yang sempurna, itu yang disyukuri. Ini baru 7 bulan Allah beri cobaan”.  Lalu kata-kata yang juga sangat luar biasa “tidak apa-apa fisik sakit tidak sempurna, asalkan jiwa dan hati tetap sehat karena iman kepada Allah”. Kerinduan beliau yang sangat besar yaitu ingin segera bisa shalat berjamaah di mesjid. “air mata saya menetes jika mendengar suara adzan tapi belum bisa memenuhi panggilan itu”. Saya jadi terharu dan sedikit malu. Saat kaki masih utuh dan kuat, terkadang mendengar adzan tidak juga langsung memenuhinya. Masih sering asyik dengan berbagai kesibukan atau malah terkadang hal yang tidak begitu bermanfaat. Alangkah kurangnya rasa syukur dalam diri ini. Saya jadi teringat dengan firman Allah :

“Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur”. (Q.S.  Al Mu’minuun : 78)

Kemudian kedua guru saya tersebut mampu menghadapi musibah dan ujiannya karena telah mengamalkan  petunjuk dalam firman-Nya :

“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. (Q.S. Al Baqarah : 153)

[author image=”http://www.mediakalla.com/wp-content/uploads/2013/05/Syamril1.jpg” ]Syamril : Koordinator Kalla Educare Yayasan Kalla | Human Capital Division Kalla Group – 7 Ramadhan 1434 H[/author]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

six − two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.