Ribuan Pencari Kerja Padati KIK Goes to Campus UMI

0
520

MediaKALLA.co.id – Ribuan pencari kerja sejak pagi sudah memadati Auditorium Al-Jibra Universitas Muslim Indonesia, Senin, 19 Desember 2016. Mereka begitu antusias mengikuti KIK goes to Campus. Kegiatan ini dilaksanakan oleh PT Kalla Inti Karsa salah satu anak perusahaan Kalla Group yang bergerak di bidang properti dan hospitaliti.

Personel Section Head PT KIK Indah Ilham, mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu upaya PT KIK untuk mewadahi dan memberi kemudahan para pencari kerja. “Melalui KIK goes to campus ini para pencari kerja bisa dengan mudah plus mendapatkan ilmu melalui seminar bertemakan sukses di dunia kerja,” ujarnya.

Indah menambahkan bahwa pada tahun 2017 PT KIK membuka 56 posisi yang akan ditempatkan di sejumlah unit kerja termasuk di Nipah Mal yang direncanakan akan mulai beroperasi Mei 2017. “Para pelamar yang dinyatakan lulus berkas langsung kita tes di lokasi,” sebutnya.

Sementara itu, CHC Division Head Kalla Group, Syamril dalam materinya memaparkan bahwa saat ini sejumlah perusahaan menetapkan 3 kriteria dalam merekrut karyawan. “Ketiga kriteria itu yakni kualifikasi, kompetensi dan sertifikasi,” terangnya.

Diantara ketiga kriteria tersebut, kompetensi memiliki nilai yang lebih dominan. “Kompetensi ini meliputi aspek pengetahuan (knowledge, science), keterampilan (skill, technology) dan sikap perilaku (attidude) yang dibutuhkan untuk menunjang keberhasilan pelaksanaan pekerjaan nantinya,” pungkas Syamril.

Wakil Rektor III UMI Makassar bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof Dr H Achmad Gani, SE, MSi dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan KIK Goes to Campus UMI. Pasalnya kegiatan ini merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap penyerapan tenaga kerja. “Bagi para pencari kerja, momen ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena Anda yang didatangi perusahaan, bukan Anda yang susah-susah mendatangi,” katanya. [Azhar]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

11 + 11 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.