Rhenald Kasali; Pengusaha Harus Lihai Melihat Peluang

0
655

MediaKALLA.Com – Seorang pengusaha haruslah memiliki pemikiran yang cerdas. Mereka harus selalu berpikir selangkah di depan.Penting pula seorang pengusaha memiliki daya tanggap yang kuat, dimana dirinya mampu melihat peluang. Pengusaha yang cerdas, mampu menjadikan suatu masalah menjadi sesuatu yang bisa menghasilkan keuntungan.

Hal tersebut diungkapkan Rhenald Kasali, saat menjadi pembicara dalam seminar bertajuk ‘Berubah untuk Maju’, Kamis 8 November 2012 di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla. Dihadapan ratusan peserta, guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini mencontohkan pada keresahan sebagian pengusaha akan terjadinya pemadaman listrik. Menurutnya, pada fenomena pemadam listrik oleh PLN, seorang pengusaha tidak semestinya berkeluh kesah dengan kejadian itu, apatah lagi merasa dirugikan . ” Banyak yang mengeluh, merasa usahanya akan rugi besar jika terjadi pemadaman listrik, ” ucap pendiri rumah perubahan ini.

Semestinya, lanjut Rhenald ini dijadikan sebagai salah satu peluang bisnis yang menggiurkan dan juga bermanfaat bagi orang banyak. Mestinya mereka berpikir untuk berlomba-lomba mendirikan pembangkit listrik, seperti yang dilakukan Kalla Group dengan mendirikan PLTA di Poso. ” Pengusaha yang cerdas adalah yang seperti itu, mampu membuat sesuatu dari sebuah ketidakpastian, ” terangnya.

Untuk menjadi seorang pengusaha ataupun pekerja yang sukses, pria kelahiran Jakarta, 13 Agustus 1960 berpesan agar kemauan untuk sukses itu dibarengi dengan komitmen menjadi pemenang bukan menjadi pecundang. Komitmen pemenang yang dimaksudkan adalah selalu ingin belajar dari sebuah kejadian, melihat jawaban dari sebuah masalah bukan malah melihat masalah dari sebuah jawaban, tidak merasa sok jagoan. ” Mereka yang sukses adalah mereka yang mencari solusi dari sebuah masalah, bekerja dengan fakta, berani mengambil resiko yang terukur, ” katanya.

Seorang pekerja, lanjutnya tidak semestinya, berpikir sempit dan menyerahkan semua masalah yang dihadapi perusahaan kepada pimpinan. ” Jangan berkarakter seperti kucing peliharaan, dimana makanan saja harus diberi, ” pesannya.

Sementara itu, Direktur Utama Kalla Group, Fatimah Kalla dalam sambutannya berharap kepada para peserta agar apa yang disampaikan pembicara mampu dijadikan inspirasi untuk terus berinovasi dan berkreasi dalam bekerja. ” Agar perusahaan tetap bertahan diperlukan SDM yang unggul yang memiliki visi misi sejalan dengan visi misi perusahaan, ” ungkapnya.

Seminar ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke 60 Kalla Group. [mk]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.