PT Bukaka Teknik Utama Kembali Melantai ke Pasar Saham

0
719

MediaKALLA.com – PT Bukaka Teknik Utama Tbk melakukan pencatatan kembali (relisting) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan di bawah naungan Kalla Group ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Bukaka kembali melantai di pasar saham dengan melepas sebanyak 2.640.452.000 lembar saham pada Senin, 29 Juni 2015.

Direktur Utama Bukaka Teknik Utama, Irsal Kamarudin mengatakan bahwa salah satu alasan perseroan melakukan relisting yakni untuk memperoleh opsi pendanaan guna merealisasikan terget jangka pendek, menengah dan panjang. “Program pemerintah dalam pembangunan dan penyediaan infrastruktur nasional merupakan momentum yang tepat bagi kami untuk berperan aktif,” ujarnya.

Beberapa tahun terakhir ini, Bukaka telah menunjukan kinerja operasional dan keuangan yang terus membaik. Selain mencatatkan peningkatan pendapatan dan laba usaha dari kegiatan usaha yang ada, Bukaka juga sudah masuk ke dalam usaha pembangkit listrik tenaga mini hydro (PLTMH).

“Ke depan, perseroan akan terus meningkatkan investasi di ketenagalistrikan dan sektor-sektor terkait lainnya mengingat sektor tersebut akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Irsal Kamarudin menambahkan bahwa Bukaka juga akan mengambil kesempatan untuk berinvestasi di sektor yang juga prospektif lainnya yaitu pembangunan smelter. Investasi dalam sektor-sektor tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas bahkan meningkatkan kinerja perusahaan ke depannya.

Sementara itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio mengharapkan bahwa setelah tercatat kembali sebagai emiten maka Bukaka harus meningkatkan transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik.

“Diharapkan Bukaka dapat berkontribusi bagi pasar modal Indonesia ke depannya. Di Hong Kong, produk infrastrukturnya dibuat oleh Bukaka, maka itu yang paling penting bisa tetap legal dan meningkatkan transparansi GCG dan bisa jadi sarana transportasi dunia,” ujarnya.

Bukaka Teknik Utama Tbk memiliki kode perdagangan saham di BEI yakni, BUKK. Tercatat harga saham pencatatan kembali sebesar Rp590 per lembar saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp1,56 triliun.  [Azhar]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen + thirteen =