Peran Strategik Human Resources

1
660

 

MediaKALLA.Com – Posisi seorang Human Resources (HR) sangat sentral bagi sebuah perusahaan. Atas izin Allah SWT dan lewat kinerja serta buah pikir,  HR dapat menetukan masa depan sebuah perusahaan.

Dahulu tugas dan fungsi seorang HR hanyalah sebagai pengelolah Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan dari sisi administratif. Semisal membayar gaji, memberikan reward dan punishment. Di samping itu, HR juga masih menggunakan teori dan cara tradisional dalam melakukan pendekatan kepada para karyawan, seperti teori x dan y yang dipopulerkan oleh Douglas McGregor.

Seiring kemajuan zaman dan tuntutan bisnis, paradigma mengenai peran HR juga sudah mulai bergeser. Saat ini peran seorang HR sudah lintas sektor, sehingga seorang HR kini merupakan strategic partner perusahaan. Pergeseran peran ini akibat timbulnya kesadaran bahwa bisnis yang dijalankan perusahaan sangatlah bergantung pada karyawan yang dimilikinya. Atas dasar pemikiran itu pulalah, saat ini banyak perusahaan besar yang memfokuskan pada pengembangan SDM yang dimilikinya. Karena yakin dan percaya, SDM yang unggul dan berkompetensi akan berdampak langsung pada perjalanan bisnis perusahaan tersebut.

Lantas bagaimana agar para karyawan atau SDM sebuah perusahaan dapat berkembang dan memiliki kompetensi yang unggul? Jawabannya adalah tergantung dari bagaimana pola pikir dan kebijakan yang diambil oleh seorang HR. Maka dari itu, HR mesti tahu dan memahami betul akan proses bisnis, strategi bisnis dan proses finance perusahaan tempat dia bekerja, agar dia bisa mengetahui secara nyata kebutuhan SDM perusahaan tersebut.

Seorang HR juga harus memahami portfolio bisnis yang dijalankan perusahaan, dia juga harus tahu rencana bisnis yang akan dijalankan perusahaannya ke depan. Sehingga pikiran-pikiran seorang HR itu semakin jauh kedepan. Ia harus mampu membayangkan seperti apa perusahaan tersebut tumbuh dan berkembang nantinya.

Tak hanya itu, seorang HR juga harus memandang karyawan atau SDM yang dimiliki perusahaan, sebagai manusia sebagaimana mestinya. Pendeknya dia harus memanusiakan manusia. Dalam hal ini, HR dituntut untuk membentuk karyawan menjadi SDM yang unggul. Membentuk dan menyiapkan SDM yang unggul juga menjadi momok bagi sebuah perusahaan. Jika HR tak mampu melakukan hal itu, maka lambat laun perusahaan akan berjalan stagnan.

Persoalan utama dalam menemukan SDM yang unggul dimulai dari sistem rekrutmen. Sistem rekrutmen ini sebaiknya terus dilakukan perbaikan, dengan begitu perusahaan tidak akan merekrut lagi karyawan yang tidak sesuai dengan kebutuhan bisnis yang dijalankannya. Peran HR juga penting disini, dimana HR harus mampu menyelaraskan orang-orang yang akan direkrut dengan kebutuhan perusahaan juga dengan peran dan fungsi mereka nantinya. Bila sistem perekrutan berjalan dengan baik, maka tidak akan ada karyawan yang sia-sia. Maksudnya direkrut, tapi tidak memiliki andil dan peran dalam mengembangkan perusahaan, akibat ketidaksesuaian dengan kompetensinya.

Selanjutnya, HR mesti mengetahui segala kekurangan dan kelebihan setiap karyawan, kemudian menemukan keunikan dari karyawan tersebut. Jika hal ini mampu dilakukan maka, seorang HR akan mampu memetakan dan memposisikan karyawan tersebut sesuai kebutuhan perusahaan dan kapasitas yang dia miliki. Di samping itu, kapasitas dan potensi yang dimiliki karyawan ini merupakan fondasi bagi kemajuan perusahaan ke depannya. Untuk itu, HR juga berperan dalam hal bagaimana mengasah dan mengembangkan kapasitas seorang karyawan. Pengembangan kapasitas ini sebagai cikal bakal menyiapkan pemimpin masa depan perusahaan tersebut. [azhar]

 

Diolah dari wawancara dengan Subhan Djaya Mappaturung

[HC & Corporate Affair Division Manager Kalla Property PT. Kalla Inti Karsa]

1 COMMENT

  1. Luar biasa,,,Pemerintah Cina menargetkan dalam jangka 15 tahun setelah mengalami keterpurukan ekonomi akan bangkit menjadi negara super power di dunia,dan sekarang mulai terlihat tanda-tanda itu , langkah pertama yg mereka lakukan adalah perkuatan SDM,dimana diantaranya mereka mengirim tenaga-tenaga yg berbakat untuk magang pada indusri-industri terkemuka yg ada di dunia kemudian setelah mereka-mereka menguasai proses bisnis dimana tempat mereka magang barulah di tarik kembali untuk mengabdi pada negaranya dengan catatan penghasilan yg didapatnya disana tidaklah di kurangi malahan dibayar lebih tinggi ( betul-betul sistem penghargaan )..olehnya itu perusahaan perusahaan Top di dunia , yakinlah bahwa perusahaan tersebut pasti sangat konsen terhadap SDMnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 + 15 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.