Pemimpin yang Baik (3) : Belajar dari Kuliah Pak JK

0
686

MEdiaKALLA.com – Hari Jumat 20 Desember 2013 sekitar pukul 15.30 Jusuf Kalla tiba di Wisma Kalla lantai 2 dan bergabung dengan para Direksi Kalla Group dalam Rapat Anggaran 2014. Selama satu jam pak JK mengikuti rapat ini tanpa banyak komentar, ingin menjadi pendengar yang baik. Sampai akhirnya sekitar jam 16.30 rapat diakhiri dengan penandatanganan target 2014 dari tiap Direktur anak perusahaan. Kemudian foto bersama pak JK dan ditutup dengan do’a.

Selanjutnya para peserta rapat berpindah ke lantai 14 bergabung dengan para manajer se Kalla Group yang telah hadir untuk mendengarkan Kuliah singkat dari pak JK mengenai ekonomi dan politik. Selama sekitar 1 jam beliau memaparkan kondisi ekonomi bangsa dan dunia serta dikaitkan dengan perpolitikan nasional menjelang Tahun Politik 2014. Setelah menjawab beberapa pertanyaan peserta dan ngobrol santai setelah acara, sekitar jam 18.00 beliau pun turun ke lobby untuk selanjutnya meninggalkan Wisma Kalla.

Dari uraian kuliah singkat beliau tentang kondisi ekonomi dan politik negeri ini satu hal yang dinyatakan oleh beliau bahwa Indonesia yang kaya raya atau gemah ripah loh jinawi ini akan dapat menjadi bangsa yang besar jika dikelola dengan baik oleh pemimpin yang juga baik. Pemimpin yang baik ini diibaratkan oleh pak JK seperti perhitungan surga neraka, ada pahala dan dosa. Di ranah publik ada pahala public dan dosa public. Carilah pemimpin yang pahala publiknya besar dan dosa publiknya kecil. Pak JK pun mencoba menghitung pahala dan dosa public dari beberapa kandidat yang sekarang ramai di bursa calon Presiden. Kesimpulannya adalah kita perlu melihat dengan baik track record dari tiap kandidat agar tidak salah pilih.

Terkait dengan track record ini, ada kandidat yang dosa publiknya besar tapi juga pahala publiknya kecil. Biasanya calon ini memiliki banyak kasus yang belum selesai di masyarakat, dan berusaha menutupinya dengan berbagai kegiatan sosial atau program pencitraan lainnya. Bisa ditebaklah siapa calon yang dimaksud. Ada juga yang pahala publiknya kecil dan dosa publiknya sangat kecil atau mungkin tidak ada. Namun terasa pahala publiknya sudah sangat besar karena media yang mengkondisikannya demikian. Bisa ditebak jugalah siapa yang dimaksudkan. Bagusnya cari calon yang pahala publiknya besar yang terlihat dari prestasi di berbagai bidang baik politik, pemerintahan dan sosial serta dosa publiknya juga sangat kecil bahkan nyaris tidak ada karena memang sulit ditemukan kasus atau cela pelanggarannya. Tentu yang dimaksudkan bisa juga ditebak.

Kemudian mengatasi permasalahan bangsa ini tentu dibutuhkan pemimpin yang betul-betul memahami permasalahan dengan baik serta dapat menggalang seluruh potensi bangsa agar bergerak bersama-sama membangun negeri ini menjadi bangsa yang besar. Dibutuhkan pemimpin yang memiliki trust and respect. Trust (kepercayaan) karena diyakini memiliki kemampuan mumpuni untuk menyelesaikan masalah yang ada berbekal knowledge and skill serta pengalaman yang panjang. Respect karena dapat menghargai semua pihak dengan semangat kebersamaan dan keadilan dalam perlakuan.

Semoga bangsa yang dianugrahi Allah potensi besar ini juga dapat menjadi bangsa yang besar sebagai wujud syukur nikmat dengan adanya pemimpin yang baik yang akan dipilih oleh rakyat pada tahun 2014 nanti. Amin.

[author image=”http://www.mediakalla.com/wp-content/uploads/2013/05/Syamril1.jpg” ]Syamril : Koordinator Kalla Educare Yayasan Kalla | Human Capital Division Kalla Group [/author]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen − 12 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.