Optimalisasi Sumber Daya Proyek dalam meningkatkan Margin Proyek

0
546

MediaKALLA.com – Tidak terasa sudah PT. Bumi Karsa telah memasuki usianya yang ke- 45 tahun, Boleh dikata seusia ini sudah sangat matang dan berpengalaman dalam kiprahnya dibidang kostruksi, khususnya dalam memberi adil terhadap kemajuan Bangsa dan Negara. Tapi realitasnya secara jujur kita mengakui bahwa  konstribusi yang diberikan selama ini masih sangat minim bila dibandingkan dengan beberapa Perusahaan Konstruksi Nasional yang ada di negeri ini. Sunguh sangat memprihatikan dan sangat disayangkan. Jangankan ditingkat Nasional, menjadi tuan rumah di kampung sendiri khususnya di Sulawesi Selatan juga jauh dari Harapan.

Jika kita memperhatikan dari beberapa Perusahaan Konstruksi Nasioanal yang ada negeri ini, boleh dikata usia yang dimiliki dari beberapa Perusahaan Konstruksi Nasional tersebut jauh dibawah usia PT. Bumi Karsa saat ini, tapi realitasnya konstribusi yang mereka berikan kepada perkembangan pembangunan nasional sangat signifikan. Sungguh sangat memiriskan hati buat Kita, bahkan ironisnya dari beberapa pekerjaan konstruksi yang dikerjakan mengalami kerugian yang tidak sedikit bahkan ada beberapa pekerjaan kontruksi berhenti di tengah jalan dan ada juga beberapa pekerjaan konstruksi yang dikerjakan tidak sesuai dengan Specification dan kwalitas yang diminta.

Dari urain tersebut diatas, seharusnya hal tersebut di atas menjadi bahan evaluasi dan bahan renungan buat kita untuk melakukan pembenahan secara internal menyeluruh sehingga output yang dihasilkan dapat memberi keuntungan(margin) bagi perusahaan, baik pembenahan kwalitas hasil kerja, pembenahan Manajemen Keuangan(Cost Control), Pembenahan dalam Safety Works, Pembenahan Methode Kerja maupun Pembenahan dalam hal Design sehingga didapatkan suatu design yang murah dan berkwalitas.

Sebagai bahan evaluasi Memperhatikan secara seksama mengenai kondisi PT. Bumi Karsa secara internal semenjak saya bergabung dengan PT. Bumi Karsa, sejak bulan Oktober 2012, saya prihatin dan terpangil untuk mencoba memberikan masukan semoga dapat memberi mamfaat terhadap PT. Bumi Karsa, Amin ya Rabbal Alamin.

Sesuai dengan Judul tersebut diatas Optimalisasi Sumberdaya Proyek dalam meningkatkan Margin Proyek, Yaitu:

  • Sumber Daya Manusia dalam pandangan Islam menyangkut Empat Aspek yaitu
    • Shiddiq secara harfiah berarti jujur, dan karena ada tasdik, maka makna semakin ditekankan (di-drive). Tidak saja jujur kepada orang lain juga jujur pada dirinya sendiri, artinya mengenal kemampuanya secara utuh sehingga mampu bekerja secara propesional, apakah sanggup menerima tugas(job description) yang di berikan kepadanya.
    • Amanah secara harfiah dipercaya/diandalkan yang dinisbahkan kepada sifat orang menunjukkan diri sebagai orang yang dipercaya. Ironisnya ketika menerima sebuah jabatan penting yang terjadi hal sebaliknya karena menganggap jabatan itu bernilai prestise, segala-galanya dilimpahkan kebawahannya sebab gaji yang kita dapatkan tidak lebih dari sebuah kompensasi dari sebuah amanah.
    • Fathanah, yang secara harfiah berarti cerdas menyangkut tiga aspek yaitu kecerdasan otak (intellectual quotient), kecerdasan emosional (emotional intelligence) dan kecerdasan spiritual (social quotient atau spiritual quotient). Dan menjadi bahan koreksi secara person sejauh mana konstribusi yang telah saya berikan terhadap perusahaan.
    • Tabliq yang secara harpiah berarti menyampaikan dan memberitahukan dalam perspektif pengetahuan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki sehingga memberi nilai positif terhadap orang tersebut dan obyek pekerjaan yang sedang dikerjakan.

Dalam suatu proyek,  peranan pengelolaan sumber daya manusia sangat menpengaruhi kinerja pekerjaan ke depan, ibarat sebuah tim sepak bola, dimana semua item pekerjaan harus tercover dari sumberdaya manusia sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing-masing sumber daya yang ada secara efektif dan efesien. Dalam sebuah Hadist “Segala sesuatu yang diserahkan bukan pada ahlinya maka tunggulah kehancurannya”.

  • Sumber Daya Financial  dalam pengelolaan sumber daya financial harus mengacuh pada skala prioritas. Punya status hukum apakah itu wajib, sunnah atau makruh…sehingga dengan demikian pengelolaan keuangan dapat memberi mamfaat yang signifikan. Sebagai bahan perbandingan prinsif orang jepang “jangan berfikir murah tapi hemat”

  • Sumber Daya Waktu. Masih sering kita melihat tidak digunakannya waktu kerja secara optimal padahal hak-hak perusahaan terhadap orang tersebut ada pada saat itu sebagai bahan perbandinggan orang jepang dalam bekerja mengambil inisitif menciptakan pekerjaan karena mereka menyadari ada hak-hak perusahaan pada saat itu…

Dari uraian diatas,  tiga sumberdaya yang paling pokok mempenggaruhi margin perusahaan jika tidak dikelola dan dimonitor secara baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 + 17 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.