MOTIVASI PRESTASI “SEPIA”

0
488

MediaKALLA.com – Meraih prestasi berupa kinerja tinggi dapat dicapai dengan optimalisasi segala potensi insani. Manusia memiliki 5 potensi kecerdasan yaitu spiritual, emosional, power, intelektual dan aspirasional. Jika disingkat maka jadi kecerdasan SEPIA. Bagaimana pemanfaatan kelima potensi ini dalam pekerjaan?

Ibaratnya ada batu besar yang harus dipindahkan. Tentu pertama-tama yang harus jelas adalah mengapa batu itu harus dipindahkan. Jika alasannya adalah karena batu itu menghalangi jalan dan dapat mencelakakan orang, maka  orang akan mengerjakannya dengan semangat memberi manfaat. Dengan demikian apa yang dikerjakannya bermakna. Dia melakukan hal yang baik dan benar. Di sinilah diperlukannya kecerdasan spiritual.

Selanjutnya yang harus jelas yaitu mau dipindahkan ke mana. Apakah ke kiri atau ke kanan, jaraknya berapa meter. Perlu waktu berapa lama? Nah, arah ini terkait dengan kecerdasan aspirasional yaitu kemampuan manusia merumuskan visi, misi dan target hidupnya. Setelah itu jelas maka berikutnya adalah dengan cara apa memindahkannya. Jika batunya sangat besar, maka tentu perlu langkah khusus dengan alat khusus, misalnya dengan menggunakan kayu pengungkit. Di sinilah diperlukan kecerdasan intelektual untuk problem solving.

Ternyata kayu pengungkit saja tidak cukup. Agar energi yang minimal dapat menghasilkan dampak yang maksimal maka perlu siasat tersendiri. Kayu pengungkit harus diberikan tumpuan. Di sinilah diperlukan power intelligence untuk menentukan taktik dan strategi. Jika sudah terjawab tiga hal tadi mengapa dan bagaimana maka tinggal action atau lakukan dengan penuh kesabaran. Di sinilah diperlukannya emotional intelligence sebagai bentuk ketahanan dalam menjalankan pekerjaan. Jika digambarkan seperti berikut :Untitled-1

Di dunia kerja, jika ada masalah pada salah satu aspek kecerdasan tersebut maka dampaknya akan terasa baik pada diri pribadi maupun organisasi. Orang yang tidak focus dan miskin prestasi maka ia bermasalah pada kecerdasan aspirasionalnya (AQ). Jika bekerja tanpa semangat sehingga tidak bahagia maka ia bermasalah pada kecerdasan spiritual (SQ). Jika moody dan tidak empatik maka masalahnya pada kecerdasan emosionalnya (EQ). Jika bekerjanya tidak efektif-efisien maka bermasalah pada kecerdasan power (PQ). Jika dalam bekerja lambat belajar dan kurang kreatif maka masalahnya pada kecerdasan intelektual (IQ). Digambarkan sebagai berikut :

Bagaimana menghadapi itu semua? Diperlukan pengembangan motivasi diri pada lima aspek tersebut. Motivasi berprestasi berbasis Spiritual, Emosional, Power, Intelektual dan Aspirasional disingkat SEPIA.

S – Spiritual Q                     : kemampuan mengenali dan mengelola nilai-nilai

E – Emotional Q                 : kemampuan mengenali dan mengelola emosi

P – Power Q                        : kemampuan mengenali dan mengelola sumber daya

I – Intellectual Q                : kemampuan mengenali dan mengelola daya cipta

A – Aspiration Q                : kemampuan mengenali dan mengelola keinginan

Implementasi ke limanya dalam aktivitas yaitu :

  • S : Sucikan niat hanya untuk ibadah
  • E : Eksekusi (jalankan) dengan antusias!
  • P : Permudah dengan semua bantuan
  • I : Indahkan dengan kualitas keahlian
  • A : Arahkan dengan kejelasan tujuan

Semoga dengan 5 jurus tersebut kita bisa meraih pribadi yang berprestasi dan berkinerja tinggi. 

[Syamril]

Dikembangkan dari materi “SEPIA” Khairul Ummah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.