Menjadikan Rukun Islam Sebagai Pedoman Manajemen Perusahaan

2
666

Makassar- Kalla Group mengadakan kajian islam bulanan yang diikuti seluruh staf dan direksi Kalla Group. Kajian bulanan itu dibawakan oleh Nur Taufiq di Musholla Wisma Kalla, lt. 4 (19/4). Pengajian ini mengkaji bagaimana mengimplikasikan manajemen perusahaan yang baik berdasarkan prinsip islam. Menurut Taufiq bahwa dalam islam contoh manajemen perusahaan secara praktek terkandung dalam Rukun Islam, “Syahadat itu intinya visi misi atau planning, sholat adalah aplikasinya, puasa sebagai fungsi kontrol dan berhaji adalah evaluasinya. Semua itu adalah prinsip prinsip manajemen yang sangat dapat real diterapkan dalam dunia manajemen perusahaan.” Kata Taufiq.

Lebih jauh, Taufiq menuturkan syahadat yang pada hakikatnya menundukkan fisik, hati dan perasaan mengakui kebesaran Allah SWT, mengandung arti bahwa visi misi perusahaan harus diawali dengan orientasi untuk Allah. Dengan niat yang demikian segala hal yang akan dikerjakan perusahaan akan terhitung sebagaiibadah, “Alangkah baiknya kalau kita memulai segalanya dari niat sehingga apapun aktivitas kita termasuk pekerjaan kita akan dibalas oleh Allah dengan kemudahan.” Tandas Taufiq.

Kemudian rukun islam berikutnya yakni sholat, menurut Taufiq, mengandung banyak sekali pelajaran berharga dalam manajemen. Misalnya keteraturan shaf shaf dalam shalat  memberikan arti setiap karyawan harus bertindak sesuai dengan perannya, “Ada imam, ada ma’mum. Ada shaf laki laki  diikuti dibelakangnya shaf perempuan. Ada satu pemimpin dan ada yang mau jadi bawahan. Kalau semua mau jadi pimpinan tentu kacau jadinya. Kalau semua memerintah kira kira bagaimana jadinya? Bagaimana pula jadinya kalau perempuan ingin mengambil posisi iman.” urai Taufiq. Banyaknya masalah yang terjadi di dalam perusahaan disebabkan tidak adanya pembagian peran yang proporsional.

Pembantu Rektor  IV  UIM ini menambahkan puasa sebagai rukun ketiga mengandung arti kontrol terhadap setiap peran agar tidak berlebihan. Sedangkan zakat yang mengandung dimensi social menuntut perusahaan untuk tidak hanya fokus pada kepentingan profit bisnis semata tetapi juga harus mensejahterakan masyarakat. Terakhir fungsi evaluasi yang terdapat pada haji mengajarkan perusahaan untuk melakukan refleksi terhadap kinerjanya selama ini.

Menutup ceramahnya, Taufiq berharap karyawan Kalla Group untuk selalu mengamalkan berdoa sebelum memulai aktivitas bekerja. Sebab menurutnya, doa itu selain mengajarkan kerendahan hati juga akan melancarkan pekerjaan, “saya selalu mengamalkan berdoa dan berdzikir yan tidak pernah saya tinggalkan setiap sholat. Ajaibnya selalu ada rezeki yang tak pernah disangka sangka.” Tutupnya [mk].

2 COMMENTS

  1. Untuk meluruskan tulisan:
    Dalam shalat ada istilah : Imam (bukan Iman) adalah orang yang memimpin shalat; Ma’mum (orang yang dipimpin oleh Imam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.