Mengenali Fungsi Data Analytics

0
273

MediaKALLA.co.id Definisi data analytics adalah kegiatan untuk meneliti dan memeriksa data mentah untuk mendapatkan kesimpulan yang akurat berdasarkan data yang telah dikumpulkan. Kesimpulan tersebut sangat tergantung dari pertanyaan atau masalah yang kita ingin tahu jawabannya dari data yang telah terkumpul.

Pertanyaan tersebut bisa sangat sederhana seperti berapa rata-rata waktu yang dihabiskan pengunjung sebuah website. Atau sangat kompleks seperti mencari barang-barang yang kemungkinan besar dibutuhkan oleh setiap pengunjung.

Sebuah pernyataan menarik dari Aaron Kimbal dari Wibidata yang menyatakan bahwa 80% dari kegiatan data analytics adalah operasi penjumlahan dan rata-rata. Hal ini memang benar. Sejauh dari pengalaman saya baik itu menggunakan algoritma sederhana ataupun library machine learning yang kelihatan kompleks, memang pada dasarnya kebanyakan operasi penjumlahan dan rata-rata.

Berdasarkan hasilnya data analytics terbagi menjadi tiga jenis yaitu data analytics descriptive, data analytics predictive, dan data data analytics preskriptif.

Analytics deskriptif (Descriptive Analytics) adalah proses data analytics untuk mendapatkan gambaran umum dari data yang sudah dikumpulkan. Contoh dari analytcs desckriptif adalah Google Analytics. Pada Google Analytics kita hanya bisa melihat informasi sederhana seperti ada berapa jumlah visitor per satuan waktu, halaman mana saja yang paling sering dikunjungi, dan data seperti itu. Pada analytics sederhana seperti penjumlahan dan rata-rata tanpa machine learning sudah lebih dari cukup.

Analytics deskriptif tidak menampilkan prediksi halaman apa yang akan dikunjungi pengunjung berikutnya atau kenapa seorang pengunjung mengunjungi suatu halaman. Data analytics jenis ini adalah yang paling umum ditemui. Meskipun hanya data sederhana tanpa pengolahan machine learning, data seperti ini sangat diperlukan terutama untuk melakukan benchmarking untuk mengetahui efek dari perubahan yang kita lakukan.

Berikutnya adalah analytics prediktif (Predictive analytics). Analytics predictive adalah data analytics yang memberikan hasil prediksi tentang sesuatu yang akan datang. Contoh dari analytics predictive adalah sistem rekomendasi yang diapakai di situs e-commerce Amazon. Dari data pengunjung dan pembelian, maka bisa diperkirakan barang apa saja yang pengunjung sekiranya tertarik untuk membeli. Pada analytics jenis ini mulai diperlukan timachine learning untuk menafsirkan data yang telah dikumpulkan sehingga tidak bisa langsung melakukan operasi penjumlahan atau rata-rata seperti pada analytics deskriptif.

Analytics prediktif bisa dibilang setingkat lebih tinggi dari analytics deskriptif karena prosesnya lebih kompleks dan rumit. Meskipun demikian analytics deskriptif tetap diperlukan antara lain sebagai benchmark. Dalam kasus sistem rekomendasi adalah untuk menunjukkan bahwa algoritma rekomendasi sudah memberikan hasil maksimal.

Selanjutnya adalah analytics preskriptif (Prescriptive Analytics). Analytics preskriptif adalah proses analytics yang menghasilkan jawaban atas pertanyaan kenapa sesuatu akan terjadi serta memberikan saran terhadap kondisi yang kemungkinan akan terjadi dimasa yang akan datang. Karena kemampuannya inilah analytics preskriptif sangat diperlukan oleh top-level manajemen dalam mengambil keputusan.

Dalam prosesnya cukup sulit untuk membuat sistem yang menggunakan analytics preskriptif mengingat algoritmanya harus benar-benar dapat melihat yang tak terlihat dari hasil dua analytics sebelumnya. Selain itu juga mempertimbangkan semua opsi untuk pengambilan keputusan. Untuk mencapai hal ini machine learning sudah pasti menjadi hal yang mutlak digunakan.

Sumber Berita : https://openbigdata.wordpress.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × five =