Memberi Buka Puasa kepada Orang Lain

0
677

MediaKALLA.com – “Adapun orang yang memberi dan bertakwa, dan memebenarkan kebaikan, maka akan  Kami memudahkan baginya jalan yang mudah.” (Al Lail: 92; 5 – 7). Ini adalah janji Allah kepada kita bila melakukan sedekah dengan ikhlas dalam bentuk apa pun. Allah akan memudahkan urusan bagi siapa pun yang melakukan kebaikan.

Bulan Ramadhan merupakan momentum terbesar bagi seseorang untuk meningkatkan amal soleh.  Salah satunya adalah dengan bersedekah. Rasulullah yang pada dasarnya berkarakter dermawan, pada bulan ini pun meningkatkan sikap kedermawanannya.

Ada banyak waktu, bentuk, dan cara kita untuk melakukan kebaikan di Ramadhan ini, tetapi ada satu seting yang paling berharga yang sebaiknya kita manfaatkan untuk melakukan kebaikan dengan pahala yang luar biasa dijanjikan oleh Allah. Seting yang penulis maksud dalam hal ini adalah menyediakan hidangan berbuka bagi orang-orang yang berpuasa.

Dalam hal ini Rusullah SAW bersabda, “Barang siapa memberikan hidangan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala yang sama seperti pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. AtTirmidzi). Niscaya ibadah kita akan semakin sempurna jika kita suka berbagi dengan sesama, khususnya dalam bentuk memberi makanan berbuka puasa kepada mereka.

Pertanyaannya sekarang adalah, sudahkan anda mengagendakan memberi hidangan buka puasa ke tetangga kita sebagai bentuk kesyukuran, ke masjid tertentu untuk para jamaahnya, ke panti asuhan dan panti werda untuk para penghuninya, ke tempat-tempat lain yang dipastikan membutuhkan hidangan berbuka puasa? Kalau belum, kita masih punya kesempatan untuk mengagendakan dan mengimplementasikannya.

Sebagai proses pembelajaran Anda dapat mengambil contoh yang dilakukan oleh siswasiswi Sekolah Islam Athirah dan Yayasan Ar Rahman. Mereka melakukan program memberikan hidangan berbuka puasa kepada para pengendara di beberapa titik kemacetan di Makassar. Mengapa di tempat seperti ini yang diambil sebagai pilihan? Lantaran menyegerakan berbuka puasa menjadi perintah yang tegas dari Rasulullah, “manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan buka puasa.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ada beberapa kebaikan dalam hal ini, yang pertama siswa-siswi ini terlatih dalam penyadaran bahwa memberi hidangan berbuka puasa adalah sebuah kebaikan yang pahalanya luar biasa, sesuai janji Allah bahkan akan dimudahkan dalam berbagai urusannya.

Kedua kebaikan bagi para muslim yang berpuasa karena pada akhirnya menyegerakan berbuka, meskipun dalam keadaan di jalan yang macet dan sulit mencari hidangan berbuka puasa. Ketiga tentu pengalaman ini akan menanamkan kecerdasan emosional secara kongkret dalam bentuk melakukan dan merasakannya sebagai pengalaman.

Apa yang mereka lakukan adalah bagian dari bentuk bersedekah. Dalam riwayat lain, sedekah dapat memperpanjang usia. Hal ini  seperti yang dikisahkan dalam hadits Rasulullah SAW seperti yang dituturkan Ir. Permadi Alibasyah dalam bukunya “Bahan Renungan Kalbu”, Suatu hari seorang  Yahudi berpapasan dengan Rasulullah, lalu orang itu berkata, “Asslamualaika!” (celaka engkau Muhammad!), nabi pun menjawab, “Wa alaika!” (dan juga untukmu!).

Demi mendengar sapaan Si Yahudi para sahabat marah, lalu Rasulullah menenangkan para sahabat dengan mengatakan bahwa karena sapaannya tadi orang tersebut akan mati digigit ular di tengkuknya. Para sahabat pun kembali bersabar, tetapi beberapa hari kemudian para sahabat melihat orang tersebut masih hidup dan membawa kayu bakar yang diletakkan di kepalanya. Para sahabat pun bertanya kepada Rasulullah perihal orang tersebut yang masih hidup.

Saat itu juga Rasullah menyapa orang tersebut dengan lembut dan meminta agar yang bersangkutan meletakkan kayu bakar yang dibawanya lalu membukanya. Masya Allah ternyata dalam gulungan kayu bakar yang ia bawa ada seekor ular berbisa yang sedang menggigit dan melilit salah satu batang kayu yang ia bawa.

Rasullah bertanya kepada orang tersebut tentang apa yang ia lakukan sebelum membawa kayu bakar itu. Ia katakan tak melakukan apa pun kecuali berbagi sepotong roti yang ia miliki dengan orang miskin yang ia jumpainya. Demi mendengar pengakuanya, Rasulullah bersabda, “Dengan sedekah itulah Allah menghindarkan kematian dari engkau.” Rasulullah juga bersabda, “Sesungguhnya sedekah dapat menolak kematian yang buruk dari manusia.”  Subahanallah, betapa kebaikan yang kita dapati dari perilaku sedekah itu luar biasa buat kita yang melakukannya. Namun demikian, tentu di dalam bersedekah hendaklah kita melakukannya dengan kualitas yang tinggi. Indikatornya yang paling sederhana adalah ada rasa pengorbanan dan dilakukan dengan penuh kasih sayang.

[author image=”http://www.mediakalla.com/wp-content/uploads/2013/07/download.jpg” ]Edi Sutarto : Direktur Sekolah Islam Athirah[/author]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.