Membangun Employee Engagement (Keterikatan Karyawan)

0
818

Seorang karyawan di Kalla Group bercerita bahwa bagi dia bekerja di Kalla Group memberi kebahagiaan tersendiri karena apa yang dihasilkan berupa profit tidak hanya dinikmati oleh karyawan dan pemilik perusahaan tapi juga oleh masyarakat tidak mampu khususnya pada bulan Ramadhan saat perusahaan banyak memberi bantuan untuk masjid, kaum dhuafa, dan sebagainya. Kalla Group setiap tahunnya mengalokasikan dana zakat dan infak perusahaan sebagai program CSR (Corporate Social Responsibility). Tahun 2012 ini saja dialokasikan 15 Milyar rupiah, dan sudah menjadi kebahagiaan tersendiri bagi karyawan Kalla Group karena telah menjadi bagian penting dari proses penerapan program CSR tersebut. Bahkan ada yang berkata “Alhamdulillah telah diberi sarana dan fasilitas untuk membangun rumah di akhirat nanti.”

Rasa bahagia yang diungkapkan oleh karyawan tadi merupakan wujud kebermaknaan dia dalam bekerja. Dengan kebermaknaan itu akan tumbuh keterikatan batin kepada perusahaan karena merasa telah berkontribusi oleh kepentingan masyarakat. Apalagi mencermati motto Kalla Group yang dicanangkan menjelang ulang tahun ke 60 yaitu Maju Bersama Bangsa maka semakin bermakna kontribusi tersebut untuk kemajuan bangsa. Kebermaknaan, kontribusi ini akan membangun keterikatan karyawan (employee engagement).

Menurut T. Hani Handoko keterikatan karyawan menjelaskan seberapa besar seseorang merasa bergairah (passion) dan merasa senang (excitement) dalam bekerja. Karyawan yang merasa terikat adalah yang merasa benar-benar terlibat dan memiliki antusias akan pekerjaan dan organisasinya. Keterikatan adalah kemauan dan kemampuan untuk berkontribusi terhadap keberhasilan perusahaan –yakni pada kondisi karyawan mau berupaya keras menuntaskan pekerjaannya, kalau perlu dengan lembur, menggunakan segenap pikiran dan energinya.

Kemudian Development Dimension International (DDI) memberikan definisi yaitu kondisi saat orang merasa menikmati (enjoyment) dan percaya (belief) dengan apa yang ia lakukan dan merasa dihargai melakukan pekerjaannya (value). Dapat digambarkan :

Melihat gambar di atas membangun employee engagement di perusahaan dapat dilakukan melalui tiga jalur yaitu :

  1. Human Resources / SDM perusahaan dengan menempatkan karyawan pada posisi sesuai dengan minat dan kemampuannya sehingga dapat menikmati (enjoyment). Harapannya bagi karyawan juga jadi mudah (easy) dan menghasilkan karya yang bagus (excellent).
  2. Owner / Pemegang Saham yang membangun perusahaan dengan visi dan misi tidak hanya untuk profit tapi juga untuk people dan planet melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dari sana diharapkan tumbuh rasa kebermaknaan dan berkontribusi dari karyawan.
  3. Leader / pimpinan perusahaan yang memberikan penghargaan dan pengakuan terhadap kontribusi setiap karyawan. Penghargaan ini tidak selamanya berwujud materi tapi juga non materi berupa ucapan selamat, empati, simpati, dan sebagainya yang membuat karyawan merasa dihargai (sipakalebbi’) dan dimanusiakan (sipakatau).

Lebih lanjut Hani T. Handoko juga mengemukan komponen-komponen Employee Engagement dalam model berikut :

 

Berdasarkan gambar di atas jika perusahaan ingin membangun employee engagement maka harus dapat membangun budaya perusahaan meliputi :

  1. Balikan 2 arah, yaitu adanya mekanisme komunikasi dua arah dari karyawan ke manajemen dan manajemen ke karyawan.
  2. Trust pada kepemimpinan yaitu pimpinan menyampaikan visi organisasi dengan jelas dan segala janji yang dicanangkan dapat dipenuhi (taro ada taro gau’)
  3. Pengembangan karir yaitu terbentuk system pengembangan karir yang jelas dan formal.
  4. Memahami peran dalam peraihan sukses yaitu karyawan memahami hubungan tugasnya dengan proses bisnis perusahaan. Lebih lanjut lagi karyawan memahami mengapa dan bagaimana berprestasi untuk keberhasilan perusahaan.
  5. Partisipasi dalam pembuatan keputusan yaitu proses pengambilan keputusan melibatkan tingkat terendah dari implementasi keputusan.

 

Makassar, 10 April 2012 – Syamril (Kalla Learning Centre).  [mk]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 − two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.