Mahasiswa Diminta Tidak Mabuk Teknologi

0
622

MediaKALLA.com – Perkembangan teknologi saat ini sungguh sangat pesat. Hal ini bisa dilihat dengan semakin beragamnya inovasi-inovasi yang hadir saat ini. Mulai dari yang sederhana hingga yang sangat rumit. Kemajuan teknologi memang sangat penting bagi kehidupan saat ini. Karena teknologi telah menjadi salah satu penunjang aktifitas manusia. Namun, perlu diingat jangan sampai kita terlalu dimanjakan oleh teknologi hingga membuat kita mabuk teknologi.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Educare Yayasan Kalla, Syamril dalam kegiatan bertajuk ‘Kajian Pola Pikir’ yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Sabtu, 28 September 2013. Keterlibatan Yayasan Kalla dalam kegiatan ini merupakan implementasi dari program kerja ‘Kalla Group Goes to Campus’ dalam rangka HUT ke 61 Kalla Group

Dihadapan puluhan mahasiswa yang memadati ruang LT Fak. Saintek ia mengatakan bahwa antara  mampu teknologi dan mabuk teknologi itu hanya beda-beda tipis. ” Mampu teknologi adalah mampu menciptakan, menginovasi dan mengaplikasikan teknologi untuk kemaslahatan. Sementara mabuk teknologi adalah ketergantungan pada teknologi hingga lupa diri dan waktu , ” katanya.

Agar tidak terjebak dan mabuk teknologi, Syamril menyarankan agar mahasiswa hanya menjadikan teknologi sebagai alat untuk  belajar, berinovasi dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat bukan malah menjadikan teknologi sebagai tujuan. ” Selain itu niat kita juga harus kuat dan terarah, mengurangi dosis penggunaannya, serta memahami dampak negatif dari teknologi, ” ujarnya.

Alumni Institut Teknologi Bandung ini menambahkan bahwa ada tiga potensi kekuatan yang dimiliki manusia yakni rasa, akal dan hati nurani. Jika teknologi hanya diukur dari rasa dan akal maka akan mabuk teknologi, jangan lupakan hati nurani, disinilah hidayah Allah SWT ada.  ” Manfaatkan  teknologi untuk peningkatan keimanan kepada Allah SWT. Salah satu caranya adalah sering-sering mengkaji kandungan Al Qur’an yang berhubungan dengan teknologi, di dalam Al Qur’an ada 1108 ayat Kauniyah yang berhubungan dengan saintek, ” paparnya.

Dirinya juga meminta agar mahasiswa melakukan transfirmasi untuk Indonesia masa depan yang lebih baik. Menurutnya salah satu kendala kurang majunya bangsa ini adalah pada manusianya, padahal kunci transformasi negara itu ada pada manusianya. ” Masyarakat kita saat ini banyak terjebak oleh hal-hal duniawi sehingga melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan harta yang berlimpah. Merekapun rela membenarkan yang biasa seperti menyogok, semestinyakan membiasakan yang benar, ”  tutur Syamril

Sementara itu ketua panitia kegiatan, Muh. Fajrin Adim mengatakan bahwa kajian pola pikir ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sepekan sekali oleh HMJ Biologi. ” Sasaran kami adalah mahasiswa baru 2013, kami ingin membentuk pola pikir mereka agar mampu berpikir kritis dan bertransformasi, ” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi pihak Yayasan Kalla yang memberi dukungan dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. ” Dukungan ini memperlihatkan bagaimana Yayasan Kalla peduli akan kemajuan pendidikan di Indonesia, pungkasnya.

Ketgam;Koordinantor Educare Yayasan Kalla, Syamril memaparkan materinya dihadapan mahasiswa, Sabtu, 28 September 2013 di Gedung LT Fak. Saintek UIN Alauddin

[Azhar]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.