LC Kalla Group Gelar IHT Jalan Kalla

0
518

MediaKALLA.co.id – Learning Center Kalla Group mengadakan In House Training (IHT) terkait Jalan Kalla. IHT kali ini cukup spesial, karena diikuti 72 peserta dari jajaran direksi Kalla Group. Kegiatan berlangsung selama 2 hari, Senin-Selasa, 3-4 April 2017 di Saoraja Ballroom.

Learning Analysis Center Admin, Sheren W. Pratiwi mengatakan bahwa penguatan nilai-nilai Kalla yang termaktub dalam Jalan Kalla perlu terus dikuatkan khususnya di jajaran top management (Direksi dan Division Head) agar mereka dapat menjadi role model bagi karyawan. ” Jajaran direksi di Kalla Group hendaknya menjadikan motivasi Kerja Ibadah dalam menjalankan seluruh aktifitasnya secara Aktif Bersama, dan Lebih Cepat Lebih Baik untuk meng-Apresiasi Pelanggan, sesuai dengan nilai-nilai Kalla,” ujarnya.

Sheren menambahkan bahwa prinsip Jalan Kalla berpedoman dan sejalan dengan kemepimpinan Rasulullah yang SHAFT Shiddiq, Amanah, Fathonah dan Tabligh).” Untuk itu materi yang diberikan pada IHT kali ini berkaitan dengan; prinsip keyakinan, pengembangan potensi diri, penyempurnaan ikhtiar, membangun kerjasama, kepribadian yang baik (shiddiq), interpersonal capital (amanah), kualitas dan kompetensi (fathonah) dan kemampuan komunikasi (tabligh),” bebernya.

Diharapkan setelah mengikuti IHT ini para peserta mampu menguatkan prinsip keyakinan kepada Allah SWT sehingga dapat memiliki tauhid, ikhlas, amanah, jujur dan istiqamah, memahami potensi diri dan pengembangannya dalam upaya meningkatkan kinerja berbasis potensi dirinya, membangun positif thinking dan meningkatkan keterampilan dalam bekerja serta membangun tim dengan memahami posisi diri dan gaya berkomunikasi serta melakukan coaching ke tim.

Sementara itu, Cacan Somantri Agis, S.E, RFA, AAAIJ yang menjadi pemateri menekankan bahwa kepemimpinan dipengaruhi oleh gaya berpenampilan, intelektualiti, kemampuan bersosialisasi, kemampuan mengendalikan emosi, kepribadian (visi-misi), moraliti dan spirituliti. “Saat ini, tantangan mengelolah bawahan bermacam-macam, diantaranya; kompetensi dan integritas rendah, percaya diri yang rendah atau over. Sehingga untuk sukses memimpin mereka diperlukan coaching, beri motivasi, diberi arahan yang tepat,” jelasnya.

Cacan juga membagi karakter manusia berdasarkan mesin kecerdasan atau program yang telah dia buat. Mesin ini mampu medeteksi belahan otak mana yang dominan dan kerap digunakan oleh individu tersebut. “Gaya kepemimpinan berdasarkan mesin kecerdasan dibagi 5, yakni; sensing, thinking, intuiting, feeling dan insting,” sebutnya. [Azhar]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen + two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.