Kisah Dua Kantong Baju

0
623

MediaKALLA.Com – Tersebutlah seorang manusia yang memiliki dua kantong baju, kantong sebelah kanan dan kiri. Ada yang berbeda dari dua kantong tersebut. Kantong kanan dibuatnya berlubang, sedangkan kantong kiri tidak. Dalam keseharian dipakainya selalu baju itu, tapi yang dimasukkannya bukan uang atau benda berharga tapi kertas  kecil. Apa yang dicatat pada kertas kecil itu? Dia catat segala perbuatannya selama hidup, baik berupa kebaikan ataupun kejahatan. Dia juga mencatat segala hal yang dilakukan orang lain padanya yang  baik maupun buruk.

Bagaimana penggunaan kedua kantong tersebut? Segala catatan perbuatan baik yang dia lakukan dimasukkannya ke kantong kanan yang berlubang. Sedangkan segala perbuatan buruk yang dia lakukan dimasukkan ke dalam kantong kiri yang tidak berlubang. Lalu segala perbuatan jelek orang lain padanya, dicatat dan dimasukkannya ke kantong kanan yang bolong. Sedangkan segala perbuatan baik orang lain padanya dicatat dan dimasukkan ke dalam kantong kiri yang tidak berlubang. Demikianlah tiap hari dia lakukan dan saat malam hari menjelang tidur diperiksanya kedua kantong bajunya.

Apa hasilnya setiap malam? Ternyata kantong kanan yang berlubang tidak ada lagi isinya karena semua kertas jatuh ke tanah. Segala perbuatan baik dia pada orang lain serta perbuatan jahat orang lain padanya sudah tidak ada lagi catatannya. Sedangkan kantong kiri yang tidak berlubang utuh isinya. Segala perbuatan jelek yang dia lakukan serta perbuatan baik orang lain padanya semua tercatat.

Apa maksud cerita di atas? Manusia dalam hidupnya pasti melakukan dua hal yaitu kebaikan dan keburukan. Jika Anda berbuat baik pada orang lain, simpanlah dalam kantong yang berlubang dan biarkan dia hilang. Maksudnya janganlah kebaikan Anda selalu diingat atau diungkit-ungkit. Khawatir akan jadi bangga diri, riya’, yang dapat merusak nilai keikhlasannya.  Tetapi kalau Anda berbuat kejahatan, simpanlah dalam kantong yang tidak berlubang sehingga selalu Anda ingat agar jadi pelajaran untuk tidak diulangi lagi. Anda tidak akan membuang atau melupakannya sebelum meminta maaf kepada orang yang Anda sakiti atau sebelum Anda bertobat dengan sungguh-sungguh kepada Allah. Sehingga jika Anda belum memohon maaf atau belum bertobat, kertas itu akan terus tersimpan. Atau jika Anda malah terus berbuat jahat maka kertasnya akan terus bertambah.

Namun sebaliknya pada apa yang kita alami akibat perbuatan orang lain. Jika Anda mendapatkan perlakuan yang baik maka simpanlah di kantong kiri yang tidak berlubang sehingga catatannya tidak hilang. Maksudnya kebaikan orang jangan mudah dilupakan agar Anda menjadi orang yang selalu berterima kasih. Kebaikan sekecil apapun jangan disepelekan agar Anda mudah bersyukur. Tetapi jika Anda menerima perlakuan jelek dari orang lain maka simpanlah di kantong kanan yang berlubang sehingga jadi hilang agar Anda tidak selalu mengingatnya. Maksundya jadilah orang yang mudah memaafkan.  Jangan jadi orang yang pendendam yang selalu mengingat kesalahan orang lain padanya dan tidak ingin memaafkan.

Semoga dengan perilaku tadi kita dapat menjadi manusia yang bahagia karena selalu bersyukur atas segala kebaikan yang kita dapatkan. Juga bahagia karena berbuat baik pada orang lain dengan penuh keikhlasan. Juga bahagia karena mudah memaafkan dan jauh dari dendam. Juga bahagia karena selalu memohon maaf atas segala kesalahan dan bertobat atas segala perbuatan dosa.  Bahkan berusaha menjauhi perbuatan jahat pada orang lain dan menghindari dosa dan maksiat. (*)

[author image=”http://www.mediakalla.com/wp-content/uploads/2013/05/Syamril1.jpg” ]Syamril : Koordinator Kalla Educare Yayasan Kalla | Human Capital Division Kalla Group – Ramadhan 1434 H[/author]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 + five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.