Ketika Hati Terjangkit Kuman

0
603

MediaKALLA.Com – Ketika membaca Surah Annashar, timbul sebuah pertanyaan dalam diri. Kenapa Allah SWT menyuruh Nabi bertasbih, bertahmid dan istigfar? Kenapa Allah SWT tidak menyuruh Nabi menyiapkan persenjataan dan perbekalan untuk menghadapi kaum kafir di Mekkah?

Surah Annashar yang terdiri dari tiga ayat tersebut berbicara tentang Fathu Makkah. Di mana kandunganya, Allah SWT telah membekali Nabi dengan kesucian dan kebesaran hati. Hal ini menggambarkan bahwa dengan hati yang suci iman pun akan menjadi kuat disamping taqwa yang semakin meningkat akan menyebabkan pula ummat Islam makin tegar menghadapi segala tantangan.

Firman Allah SWT; Watazawwadu fainna khairaz zadit taqwa, yang artinya berbekallah, dan sebaik-baiknya bekal adalah taqwa. Untuk mencapai derajat ketaqwaan itu, salah satu yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah hati kita.

Dalam sebuah riwayat antara Lukmanul Hakim dan anaknya. Di mana sang anak bertanya kepada ayahnya manakah daging yang paling bagus? sang ayah menjawab daging hati, namun di lain waktu sang anak kembali bertanya, manakah daging yang paling jelek? Likmanul Hakim pun menjawab daging hati anakku. Ia kemudian menjelaskan bahwa baik atau jeleknya daging hati tergantung bagaimana kau memeliharanya, Maka hendaklah selalu membersihkan hatimu agar menjadi daging yang bagus.

Riwayat ini juga dikuatkan oleh sebuah Hadis Nabi SAW, ‘Di dalam hati manusia ada segumpal daging, kalau daging itu baik maka seluruh tubuh manusia itu akan baik, tetapi bila sebaliknya daging itu rusak maka seluruh tubuh manusia akan rusak pula. Daging yang dimaksud adalah hati.

Di tinjau dari kondisi masyarakat kekinian, terkhusus bagi orang-orang yang diberi amanah oleh Allah SWT sebagai pengembang amanah rakyat, banyak diantara mereka yang terbelenggu dalam tangan iblis sehingga melakukan pelanggaran. Maka, tak sedikit yang kita baca di media massa maupun liat di media elektronik terjerat kasus korupsi. Penyebab utamanya adalah karena hatinya sudah terjangkit kuman (kurang iman dan kurang pengamalan).

Olehnya itu, jika kita tidak ingin terjangkit kuman, kembali mengingat tertemahan dan tafsir Surah Annashar. Bersihkan kuman dengan memperbanyak tasbih, tahmid dan istigfar.

* Diolah dari Khutbah Jumat H. Idil Fitri Latief [Wisma Kalla, 25 Januari 2013]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight + 11 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.