Kalla Goes to School Sambangi SMA 1 Maros

0
538

MediaKALLA.co.id – Menyemarakkan HUT ke-64 Kalla Group, Yayasan Kalla mengadakan sejumlah kegiatan sosial salah satunya yakni Kalla Goes to School. Kegiatan inimenjadi ajang berbagi ilmu dan pengalaman antara Insan Kalla (Karyawan Kalla Group) dengan para pelajar. Tujuan lainnya agar tercipta ruang diskusi yang efektif antara siswa yang masih merasa “rabun” dengan masa depannya dengan narasumber yang sudah menjalani dan menceritakan pengalaman mereka selama di Kalla Group. Mewakili Insan Kalla sebagai narasumber, Abdul Hakim Dg. Ngalle banyak memberikan pengetahuan dan trik-trik cara menggapai impian.

Drs. M. Said, M. Pd selaku Wakasek dalam sambutan mengimbau kepada para seluruh siswa agar mengikuti materi dengan seksama karena yang jadi narasumber juga alumni SMA Negeri 1 Maros. “Pak Hakim ini salah satu alumni yang pernah dimiliki sekolah ini, beberapa kali sudah melanglang buana ke luar negeri baik untuk sekolah maupun short course. Saya berharap anak-anakku sekalian bisa belajar banyak dari materi yang akan disampaikan beliau sebentar,” ucapnya.

Abdul Hakim banyak memaparkan tentang perjalanan beliau yang penuh dengan rintangan. “Saat saya kelas 4 SD, saya membaca sebuah novel berjudul Around The World In Eight Days yang dikarang oleh Julian Vern. Dibuku tersebut dijelaskan tentang sebuah perjalanan 2 orang bisa mengelilingi dunia dengan cara-cara yang konyol. Saya terinspirasi dengan novel tersebut dan mulai saat itu sudah mulai memiliki impian untuk bisa keliling dunia,” ungkap Manager Desa Bangkit Sejahtera.

Tak kurang 200an siswa memenuhi Aula SMA 1 Maros, Kamis, 20 Oktober 2016, yang terdiri dari kelas XI-XII. Saat sesi tanya jawab pun, ada 4 siswa yang berkesempatan diskusi dengan narasumber. Acara diakhiri dengan penyerahan plakat sebagai tanda mata dari Yayasan Hadji Kalla yang doterima oleh Wakasek Kurikulum. Ternyata setelah acara berakhir pun masih ada beberapa siswa yang langsung mendatangi narasumber agar bisa mendapatkan coaching clinik.

Potret pemuda sebagai generasi pelanjut historis bangsa, nampaknya sekarang ini sudah mengalami redefinisi dari makna dan substansi pemuda seharusnya apabila merujuk dengan kata pemuda. Pemuda, ditangan mereka nasib bangsa digantungkan harusnya memiliki segudang visi dan cita-cita demi terwujudnya hari esok ang lebih baik. Namun kenyataannya, belakangan ini marak sekali pemberitaan di berbagai media yang memojokkan pemuda dengan berbagai perbuatannya yang mencoreng identitas mereka. Oleh karena itu, pelaksanaan Kalla Goes To School yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Maros sengaja mengambil tema “Berani Menggapai Impian Bersama Kalla Group”. Tujuannya, para siswa di sekolah tersebut tidak larut dalam hedonisme kepemudaan saat ini dan kembali mencoba menggapai impiannya. [Ushuluddin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fourteen − nine =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.