Hiduplah dengan Indah

0
689

 

Ketika hujan bernyanyi dan awan kelam menari

setitik air kecil menetes dan tersenyum jernih

meluangkan asa yang terbalut sepi dalam keramaian

merambah nadi yang bergejolak melantunkan irama dunia

 

Dalam keindahan asa yang lahir dari sebuah rasa

dalam suka cita yang lahir dari sebuah cara

lahir sebuah cerita dunia yang seindah surga

namun ilusi akan kekal dan abadi menjadi sebuah tanya

 

Dunia dan segala isinya yang berada di ujung penantian

Surga dan segala imajinasi realita yang hadirkan semangat

merangkai kompetensi dan kekuatan diri demi sebuah asa

menjemput dunia dan surga yang sedang berjalan menemani kalbu yang terbungkus jiwa…

*aw_pal

Hiduplah dengan Indah…

MediaKALLA.Com – Dalam menjalani kehidupan terkadang kita menghadapi kondisi yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Bisa berupa musibah, kesulitan, tantangan dan sebagainya baik di tempat kerja, lingkungan pergaulan atau keluarga. Bisa jadi masalahnya berupa hal kecil dan sepele sampai hal yang sangat berat yang rasanya tidak mungkin kita mampu menanggungnya. Bagaimana agar semuanya terasa baik-baik saja? Jawabannya sederhana : jalanilah hidup dengan indah.

Fakta itu netral, yang berwarna adalah persepsi manusia. Kejadian yang sama bisa dipersepsi berbeda, bisa positif atau negative. Ungkapan berikut dari Muhammad Agung Wibowo bisa menjadi renungan :

Hari ini aku bisa menggerutu karena kondisi kesehatanku

Atau aku bisa merasa senang bahwa aku masih hidup

Hari ini aku bisa mengeluh karena harus masuk kerja

Atau bisa bergembira karena memiliki sesuatu untuk dikerjakan

Terkadang manusia merasa berat menghadapi masalah atau kurang pandai bersyukur atas karunia karena persepsinya yang bermasalah. Perhatikan ungkapan berikut :

Saat kita dalam keadaan susah

Kita merasa yang tersusah di dunia

Namun saat mendapat kesenangan

Kita masih saja ingin seperti orang lain

Itulah manusia. Terkadang kurang pandai bersyukur dan kurang bisa bersabar. Padahal :

Sesusah apapun kita, pasti ada yang jauh lebih susah

Namun hati-hati, sekaya apapun kita, pasti masih merasa belum puas

Bagaimana agar menjadi pandai bersabar dan bersyukur?

Rasakanlah cukup terhadap apa yang ada

Daripada apa yang tidak ada

Tetaplah meraih apa yang dicita

Sambil bersyukur atas apa yang telah ada

 

Demikian pula saat manusia berdo’a kepada Allah. Antara apa yang diinginkan terkadang tidak sesuai dengan yang didapatkan. Namun sebenarnya itulah cara Allah menjawab do’a hamba-Nya. Manusia hanya membutuhkan proses untuk memahaminya.

Saya memohon diberi Kekuatan

Dan ALLAH memberikan Tantangan agar membuat saya Kuat.

Saya memohon agar menjadi Bijaksana

Dan ALLAH memberi saya sebentuk ujian berupa Masalah untuk diselesaikan.

Saya memohon Kekayaan

Dan ALLAH memberi saya Bakat,Waktu, Kesehatan dan Peluang .

Saya memohon Keberanian…..

Dan ALLAH memberikan hambatan untuk dilewati.

Saya memohon Rasa Cinta

Dan ALLAH memberikan orang orang bermasalah untuk dibantu.
Saya memohon Kelebihan

Dan ALLAH memberi saya jalan untuk menemukannya.

 

“Saya tidak menerima apapun yang saya minta..

…….Akan tetapi saya menerima semua yang saya butuhkan “

 

“ HIDUPLAH DENGAN PENUH KESABARAN DAN KEBERANIAN, HADAPI SEMUA HAMBATAN DAN TUNJUKKAN BAHWA KAMU MAMPU MENGATASINYA. ”

 

“…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah Mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (Al Baqarah : 216)

 

“ Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan”  (Alam Nasyrah : 5-6)

 

Syamril

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − fifteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.