Gara-Gara Merokok Kelompok Batu Bacan Gagal Umroh

0
615

MediaKALLA.com – Kegiatan outbound PT. Baruga Asrinusa Development (BAD) di Kampung Lemo Susu, Kab. Pinrang menyisahkan sejumlah cerita. Salah satunya adalah kelompok Batu Bacan yang gagal umroh.

Pasca pembagian kelompok di Driving Range Kawasan Bukit Baruga, Jumat, 9 Januari 2015 pagi, kelompok Batu Bacan yang dimotori Hasanuddin sudah membulatkan tekad menjadi pemenang pertama dalam outbond kali ini. Maklum, hadiahnya berangkat umroh untuk semua anggota kelompok sungguh menjadi target setiap kelompok. ” Pokoknya kita harus menang, juara satu, ” teriak Hasanuddin yang diamini anggota kelompoknya.

Tanda-tanda mereka bakal jadi pemenang sudah terlihat sejak tiba di lokasi yang berjarak 180 km dari kota Makassar. Kelompok Batu Bacan begitu kompak dan menaati sejumlah aturan yang sudah dibuat, seperti tidak menggunakan HP, tidak merokok di lokasi, memasak pakai kayu bakar, tidur tanpa alas, mandi di sungai, pokoknya segala bentuk aktivitas mirip seperti jaman dulu tanpa fasilitas dan teknologi.

Pada sesi permainan outbound, mereka juga begitu menonjol, hampir seluruh sesi mereka menangkan. ” Nassami (sudah jelas pemenangnya), ” kata Has, sapaan akrab Hasanuddin.

Namun, niat dan usaha mereka untuk menjadi jawara tak tercapai. Direktur Utama PT. BAD, Pulu Niode yang mengumumkan hasilnya. Kelompok Batu Bacan hanya mendapat juara tiga yang berarti hanya berhak atas hadiah tour Jakarta-Bandung. Sementara, juara pertama diraih kelompok Ganteng-Ganteng Srigala.

Mengapa Kelompok Batu Bacan kalah, menurut Pulu Niode yang juga selaku tim juri semestinya memang kelompok Batu Bacan jadi juara hanya saja mereka pernah kedapatan merokok. ” Saya sudah tegur, tapi tidak dihiraukan, akhirnya mereka harus batal umroh gara-gara merokok, ” jelasnya.

Pulu menambahkan bahwa, outbound ‘Back to Nature’ ini sudah kedua kalinya diadakan, sehingga para peserta sudah mulai kompak melaksanakan semua aturan-aturan yang ada, ini membuat tim juri kesulitan menentukan pemenangnya. ” Makanya kita naikkan level penilaiannya, yakni selama kegiatan tidak boleh merokok, meskipun sedang tidak ada kegiatan lomba, ” terangnya. [Azhar]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

thirteen + eleven =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.