Diskusi Jumat Khalifah Club: “Kerja Ibadah Kerja Ikhlas”

0
758

Makassar 09 Maret 2012 – Kerja adalah ibadah. Prinsip ini adalah salah satu nilai filosofis The Kalla Way yang menjadi corporate culture Kalla Group. Bagaimana penerapannya dalam konteks operasional perusahaan? Bagaimana pula mendefinisikan ikhlas bekerja sebagai bagian dari Kerja ibadah? Isu inilah yang menjadi bahasan utama dalam Diskusi Jumat Khalifa Club yang diadakan di Warung Kuliner, Wisma Kalla lt. 4 (9/10). Kegiatan rutin Kalla Group ini dihadiri sekitar 20 orang direksi dan manajemen Kalla Group. Hadir sebagai pembicara, Direktur Utama Kalla Group, Fatimah Kalla dan dipandu oleh Ketua Khalifah Club Makassar, Sjaiful Kasim.

Fatimah Kalla mengatakan bahwa prinsip “Kerja adalah ibadah” merupakan satu kesatuan yang tidak boleh terpisah dan implementasinya harus dilakukan secara integral dalam kinerja karyawan Kalla Group. “Kita tidak ingin sama dengan orang diluar Kalla Group dimana mereka mengartikan bahwa kerja itu adalah dunia sedangkan ibadah adalah soal akhirat. Bagi Kalla Group, pekerjaan yang kita lakukan diperusahaan ini adalah juga ibadah. Bukan semata mencari materi. Kerja dan ibadah adalah satu hal yang tak boleh terpisah ” tegasnya.

Menurut Fatimah, sebagian besar karyawan menghabiskan waktunya ditempat kerja sehingga harus muncul kecintaan terhadap tempat kerja dan pekerjaan itu sendiri agar karyawan bisa produktif. “Bayangkan Kita berada ditempat kerja mulai jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Tempat kerja harus efektif menimbulkan kecintaan kita terhadap pekerjaan kita. Kecintaan terhadap pekerjaan hanya akan tumbuh jika hal itu dilakukan dengan keikhlasan. Dan ikhlas sendiri adalah akumulasi akhir dari sebuah kerja ibadah.” Jelasnya.

Dengan melandaskan pekerjaan pada niat ibadah, kata Fatimah, hal itu akan memberikan efektifitas bagi perusahaan, “Founder perusahaan ini, Haji Kalla dan Hj. Athirah mendirikan perusahaan ini bukan hanya untuk mendapatkan profit semata. Lebih dari itu, mereka ingin memberikan manfaat bagi masyarakat. Dan niat suci itulah yang menghantarkan perusahaan ini menjadi besar.” Tutupnya.

Diskusi berlangsung cukup hangat dengan dibukanya dialog interaktif pada sesi kedua. Beberapa peserta ikut memberikan komentar tentang makna Kerja sebagai Ibadah. Diskusi ini ditutup dengan doa sesaat sebelum menjelang magrib. [mk]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 + 15 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.