Cara Mudah Memahami Al-Qur’an

0
590

MediaKALLA.co.id – Selepas bulan suci Ramadhan, tentunya perbuatan dan amal saleh tidak berhenti begitu saja. Jika sewaktu bulan Ramadhan kita berlomba-lomba mengkhatamkan Al-Qur’an, tidak ada salahnya apabila dalam bulan-bulan selanjutnya kita memperdalam pengetahuan akan kitab suci yang menjadi petunjuk dan panduan utama kita di dunia ini. Dari Usman bin Affan RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik kalian semua ialah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.”
(HR al-Bukhari)

Namun, bagaimana caranya untuk mempermudah pembelajaran Al-Qur’an sementara kita tidak mengerti Bahasa Arab? Berikut langkah-langkah yang berhasil kami kumpulkan:

  1. Biasakan diri dengan Al-Qur’an.
    Sering-seringlah membaca Al-Qur’an, jika sempat setiap habis sholat, jika tidak sempat minimal sekali dalam sehari beberapa lembar. Pastikan bacaan Anda sesuai dengan tajwid, dengan cara memperdengarkan bacaan kepada orang lain yang lebih berilmu.
  2. Bacalah Al-Qur’an dengan cara membaca terjemahan dulu baru tulisan Arabnya.
    Cara ini memang unik dan jarang ada yang mempraktekkan karena kebanyakan orang membaca Arab dulu baru terjemahannya. Tujuan dari cara ini adalah untuk mengeset pikiran kita pada posisi “alert” atau “siaga” untuk menerima kosakata-kosakata bahasa Arab baru. Ketika Anda membaca terjemahan, usahakan untuk mengingat-ingat kalimatnya sehingga ketika Anda nanti membaca tulisan Arabnya, pikiran Anda akan berusaha “mappping” atau “memetakan” kata-kata bahasa Indonesia kepada bahasa Arabnya.
  3. Bacalah Al-Qur’an dengan tenang.
    Jangan memburu jumlah halaman, tetapi burulah pengetahuan yang terkandung di dalamnya. Jangan terlalu memaksakan pikiran Anda, untuk ayat-ayat yang sulit dipahami, Anda cukup membaca terjemahan dan Arabnya (tanpa memahami isinya dengan keras). Hal ini dimaksudkan agar Anda terbiasa memasukkan Al-Qur’an ke dalam hati, bukan cuma membaca secara lisan.
  4. Setelah mengetahui artinya, bukan berarti kita telah memahami isi Al-Qur’an tersebut.
    Tidak semua ayat dapat diartikan secara harfiah karena kondisi masyarakat semasa Nabi masih hidup jauh berbeda dengan kondisi masyarakat saat ini. Kita harus mengerti peristiwa dan hikmah di balik turunnya tiap-tiap ayat. Cara termudah untuk mempelajarinya adalah dengan membaca buku-buku tafsir yang sudah tersedia dalam bahasa Indonesia. Namun, dengan banyaknya versi tafsir yang beredar, selama membaca Anda harus berpikir kritis dan lebih baik lagi jika membandingkan beberapa versi tafsir untuk dibaca, sehingga Anda bisa memilih sendiri mana yang paling cocok untuk Anda.
  5. Mencari guru atau bergabung dengan majelis.
    Bagi mereka yang mudah mendapatkan majelis ilmu atau rumahnya dekat dengan majelis ilmu, sebaiknya lebih banyak menuntut ilmu di majelis dibandingkan melalui internet dan sosial media. Ilmu yang demikian akan lebih berkesan dan mudah untuk diingat dan lebih berkah.

Jika niat Anda benar, insya Allah akan dimudahkan untuk mempelajarinya, karena Allah telah berfirman:

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk (menjadi) pelajaran, maka adakah orang yang (mau) mengambil pelajaran? [Al-Qomar/54:17]

Penulis : Dion Muflia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.