39 Sarjana Pendamping Yayasan Kalla Ditempa di Camba

0
550

MediaKALLA.co.id – Sebanyak 39 Sarjana Pendamping mengikuti pelatihan tools pendampingan. Ini sebagai bekal awal dalam pendampingan program Desa Bangkit Sejahtera, Community Development Yayasan Kalla. Selama 8 hari, 23-30 Oktober 2016 para sarjana ini ditempa di  Dusun Satoa, Desa Pattirodeceng, Camba, Kab. Maros.

Berbagai model pendampingan digunakan oleh sarjana pendamping agar program yang dicanangkan dapat terlaksana sesuai rencana. Mengandalkan pengalaman selama satu tahun di desa dampingan sebelumnya, sarjana pendamping yang telah melewati beberapa permasalahan di desa berbagi dengan pendamping yang baru, sekaligus membangun keakraban agar kerja lapangan bisa lebih tersturktur.  

Abdul Hakim selaku manager program DBS menuturkan bahwa tahun ini, kita tidak melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat dalam melaksanakan pelatihan. “Yayasan mencoba mandiri untuk menentukan arah dalam menjalankan visi DBS yakni mewujudkan desa dari swadaya menjadi swakarya, “ paparnya.

Untuk 6 desa yang lama, program akan diperbaharui dengan membuat kegiatan yang berkelanjutan. Sedangkan untuk 10 desa yang baru, sarjana pendamping akan melakukan survei pendalaman, seperti pengambilan data penduduk, aktivitas masyarakat, kalender musim, cara pemetaan tokoh masyarakat dan melakukan transek desa untuk melengkapi data sebelum membuat program sesuai kebutuhan masyarakat.

Kepala Desa Pattirodeceng, Kaharuddin menyambut dengan antusias tim sarjana pendamping yang ingin belajar bersama masyarakat dan berharap program yang direncanakan bisa terlaksana dengan baik.

Dengan praktik langsung cara pengambilan data, sarjana pendamping dilatih untuk berkomunikasi dengan masyarakat desa, tidak canggung dan merasa malu kepada orang lain karena kedekatan antara pendamping dan masyarakat menentukan suksesnya suatu program.

Konsep pemberdayaan yang diusung dengan menyusun program sesuai potensi desa. Dari bidang pertanian, pendidikan, keagamaan, kesehatan dan kepemudaan. Membekali sarjana pendamping agar mampu  merangkul semua elemen masyarakat yang ada di desa. [Kiky Rezkinawati]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.